Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Candi Borobudur
RSS 2.0 Flickr Facebook Twitter Yahoo!

Gunawan Dieksekusi!


Kamis, (15/10/2008) memang bukan hari yang spesial buatku, akan tetapi tidak buat orang lain. Siang hari pukul 12.00, ketika sinar matahari sedang terik-teriknya membakar ubun-ubun, seorang pria hitam legam sedang menanti datangnya pengadilan terakhir baginya. Pengadilan yang akan membawanya kepada vonis, apakah ia pantas menyandang gelar sarjana matematika setelah 4 tahun kuliah di Prodi Matematika FMIPA UGM. Pria yang kurang beruntung itu bernama Gunawan Saputra Usman. Kalau kalian tidak mengenalnya, dia adalah salah seorang anggota Boysband Matematika 2004, mantan Ketua HIMATIKA periode 2006, serta Koordinator Mahasiswa Unit 80 KKN-PPM Semester pendek 2007/2008.


Mengutak-atik File Presentasi
Demi menghadiri eksekusi seseorang yang sudah mengikat nyawaku selama satu tahun (di tahun 2006) serta 2 bulan (di bulan Juli-Agustus 2008), aku sudah berniat untuk datang lebih awal. Tapi apa daya, karena bermacam-macam faktor x yang tiba-tiba datang membuatku datang ke ruang sidang Jurusan Matematika FMIPA UGM nyaris terlambat. Di ruang sidang, Gunawan sedang sibuk memperbaiki file presentasinya yang berantakan akibat ia versi Microsoft Office di ruang sidang tidak kompatibel dengan di komputernya.

Para Eksekutor
Tim dosen penguji sendiri, sudah datang sedari tadi karena sebelum Gunawan dieksekusi mereka sudah terlebih dahulu mengeksekusi seorang mahasiswa matematika angkatan 2004 yang tak berdosa, bernama Anon. Tim dosen penguji diketuai oleh Pak Suparna Darmawijaya, dan beranggotakan Pak Ari Suparwanto beserta Pak Atok Zulijanto. Hadir juga Pak Supama selaku dosen pembimbing tugas akhir Gunawan.


Tim Eksekutor Ki-Ka: Pak Suparna, Pak Ari, Pak Atok, dan Pak Supama
Para Penonton
Sangat disayangkan peserta mahasiswa yang hadir sangat sedikit. Disana hanya ada aku, Ervan, Teguh Kurniawan, Virana, Ika, dan Ningrum. Tetapi selama sidang berlangsung kadang-kadang terlihat kepala “njedul” dari pintu ruang sidang, ternyata ada juga yang penasaran tetapi sungkan masuk ruangan. Beberapa diantaranya adalah Ayu dan Wulan, yang merupakan anggota Subunit 3 di Unit 80 KKN-PPM. Padahal aku sudah meng-SMS beberapa mahasiswa untuk bisa datang menyemangati Gunawan. Yah, dengan aku menulis artikel ini mungkin bisa mengobati rasa kecewa mereka yang tidak berkesempatan hadir menyaksikan pembantaian itu.

Waktunya Eksekusi!

Gunawan Stress!
Secara garis besar, pendadaran Gunawan di siang hari itu tidak seru! Gunawan lebih banyak diceramahi oleh keempat dosen tersebut. Gunawan juga tampak terbata-bata menjawab pertanyaan para dosen. Orang awam yang menyaksikan juga pasti tahu kalau raut wajah Gunawan menunjukkan raut wajah orang stress! Pokoknya Gunawan di siang hari itu sangat berbeda dari Gunawan yang biasanya, kocak, supel, dan sering tersenyum. Akan tetapi aku menguncupkan selamat pada Gunawan yang sudah berhasil menyelesaikan tugas akhirnya, walau menurutku Gunawan menyelesaikannya dengan tergesa-gesa. Apa itu dikarenakan kesibukannya? Ataukah ada hal lain? Entahlah.

Tips Dokumentasi Sidang:
Atur ISO semaksimal mungkin (800-1600). Gunakan bukaan diafragma kecil (f/2.8-f/3.5). Matikan lampu AF-Assist. Jangan pakai flash. Topang kamera dengan kokoh. Jangan keseringan motret (beri jeda sekitar 3-5 menit). Tetap siaga buat menangkap momen unik.

Tips Sidang Pendadaran:
Siapkan presentasi jauh-jauh hari (H-5). Tes file presentasi di komputer ruang sidang (H-1). Tidak perlu belajar terlampau sukar, cukup dasar teori saja. Biasakan diri untuk sering ngobrol dengan dosen agar tidak grogi saat presentasi dan ketika menjawab pertanyaan. Datang lebih awal (H-1 Jam). Jangan lupa berdoa dulu kepada Tuhan YME.

Di Hari Itu:
Aku menyerahkan tugas akhir yang sudah dijilid rapi ke perpustakaan dan mendapat nilai tugas akhir (setelah 2 bulan lebih ditinggal KKN baru ingat sekarang :p).
  • sayang sekali aku tidak bisa datang. karena aku pikir sidangnya jam 08.00. juga tidak ada yang memberitahuku. huh.
    ah Pin, bilang saja kamu nggak bisa datang
    samsul arifinSabtu, 18-Oktober-2008, 19:38

Nama
E-Mail  
(tidak wajib)
Blog  
(tidak wajib)
Pesan  
(tag HTML yang diijinkan <b>, <i>, <u>)
Kode Verifikasi