Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Panorama Selopamioro
RSS 2.0 Flickr Facebook Twitter Yahoo!

Ada Banyak Jalan Menuju Roma?


Bukan tanpa sebab kalau tulisan-tulisanku yang dipampang di situs ini muncul dari pengalaman pribadiku. Alkisah suatu hari aku mendapat tugas sesi pemotretan di Resimen Mahasiswa (MENWA) UGM. Sambil menunggu obyek foto yaitu para anggota MENWA UGM mempersiapkan diri, aku menyempatkan diri mengobrol dengan komandan MENWA UGM yang bernama mas Sugeng. Sampai pada suatu saat mulutku mengeluarkan pertanyaan singkat tentang visi MENWA UGM. Mas Sugeng menjawab bahwa visi MENWA adalah menanamkan jiwa cinta tanah air kepada generasi muda. Hmm...menarik juga tapi beberapa saat kemudian aku gantian terlibat obrolan seru dengan suara hatiku.

Entah mengapa sepertinya suara hatiku menyikapi jawaban mas Sugeng dengan setengah hati. Secara garis besar suara hatiku tidak setuju bahwa mencintai tanah air harus dengan cara-cara militer seperti yang dilakukan MENWA. Sebelumnya mohon maaf apabila ada anggota Resimen Mahasiswa yang membaca tulisan ini dan kemudian merasa tersinggung. Perlu dicatat bahwa aku tidak bermaksud untuk menjelek-jelekkan Resimen Mahasiswa melalui tulisan ini. Seperti biasa tulisan ini hanya ingin membuka wawasan tentang pilihan kedua dalam hidup.

Smpai detik inipun kesan negatif tentang militer tidak bisa kuhilangkan dari benakku. Kenapa ya? Mungkin karena aku memang tidak suka diperlakukan keras walau aku tidak mengelak bila aku sering berpilaku keras hehehe. Bela negara, wajib militer, dan peperangan adalah hal-hal yang sebisa mungkin aku jauhkan dari diriku. Aku tidak menampik bahwa dengan melaksanakan hal-hal yang berbau militer akan timbul rasa cinta tanah air pada diri seseorang. Setidaknya mereka akan hormat kepada sang saka Merah Putih yang sedang dikerek ke puncak tiang bendera.

Cinta tanah air, adalah pilihan dalam hidup dan tentu saja ada pilihan keduanya. Tanpa harus melaksanakan hal-hal berbau militer aku merasa aku sudah sayang kepada tanah air ini. Kenapa sayang dan bukan cinta? Karena aku masih harus pikir-pikir dulu kalau harus mati demi membela negara. Hehehe. Memang dewasa ini sepertinya semangat cinta tanah air pada generasi muda mulai meluntur. Ada banyak contoh, tidak perlu disebut satu-per-satu dan biasanya kita akan mengkambing-hitamkan pengaruh gaya hidup barat sebagai biang keroknya.

Ada banyak cara seseorang untuk mencintai tanah air, seperti yang pernah ditampilkan harian Kompas menjelang dirgahayu ke-62 repubik tercinta ini. Karena itu tepat adanya pepatah bahwa ada banyak jalan menuju Roma. Saking banyaknya jalan maka tiap-tiap jalan memiliki rintangan dan kemudahannya tersendiri. Sebagai warga negara yang baik kita memilih untuk mencintai tanah air dan pilihan kedua mengantarkan kita untuk memilih salah satu jalan dari sekian banyak jalan “perilaku mencintai tanah air”.

Pilihan yang demokratis bukan? Jadi semua sama-sama enak. Tidak perlu risau bahwa akan ada yang menganggap menghormati bendera sama halnya dengan menyembah benda mati. Dengan demikian kita dapat memilih cara yang paling kita senangi dalam mencintai tanah air. Seperti aku, yang berusaha untuk mencintai tanah air ini dengan mengapresiasi ragam budaya yang tersebar di pelosok nusantara. Hidup Indonesia!
  • banyak orang yang nggak memikirkan masalah cinta atau sayang ma tanah air nggak...
    termasuk aku....

    politik, militer, dan urusan negara lainya, bagi rakyat kecil kayak aku ya nggk tahu...
    cenderung menghindar dan takut...

    kalau pun di tanya apakah kita cinta tanah air?...

    apapun jawabannya nggak jelas... soalnya mulut itu biasanya bicara setelah di pikir dulu... dan bisa saja kan pikiran itu membohongi hati?...

    sayangi diri sendiri dulu aja deh....
    myMinggu, 24-Februari-2008, 19:04
  • Menurutq perbedaan jalan yg dipilih ini yg menyebabkan keseimbangan..
    kalo g ada yg mau jd tentr trus sp yg menjg kedaulatan negara ini..
    bukankh karena ada yg mmperjuangkanny so kt bs malksanakan setiap aktivitas dengan damai...
    Kesan negatif km tentang militer mungkin krn kurang kenalny km tentang fungsi & keberadaanya...
    tentara mengabdikan jiwa raga untuk negara.. so Banyak hak2ny jd terbatasi krn tugas yg diembannya.. Begitu sobat.. :)
    Keseimbangan ya? Bagus juga jalan pikiranmu.
    WNISabtu, 28-Februari-2009, 16:06
  • sapa dulu,, He4 :)
    WNISabtu, 28-Februari-2009, 17:25

Nama
E-Mail  
(tidak wajib)
Blog  
(tidak wajib)
Pesan  
(tag HTML yang diijinkan <b>, <i>, <u>)
Kode Verifikasi