Kota Anak di Biennale Anak
Awas! Jangan salah menyamakan kata Biennale dengan kata Binal yah! Biennale itu berasal dari perbendaharaan kata bangsa Italia. Artinya, “Dua tahun sekali”.
Nah, dari tanggal 16 hingga tanggal 21 Januari 2010 ini, di Taman Budaya Yogyakarta sedang digelar acara bernama Biennale Anak. Lha, apa artinya “Anak yang lahir dua tahun sekali ?”. Bukan kayak gitu! Biennale Anak adalah pagelaran seni yang pesertanya adalah anak-anak.
Pameran yang juga menjadi sarana rekreasi keluarga.
Acara ini adalah kelanjutan dari acara Biennale Jogja X yang digelar pada bulan Desember silam hingga awal Januari ini. Biennale Anak ini merupakan pagelaran seni anak-anak perdana yang mengusung nama Biennale. Apa yang menjadi latar-belakang digelarnya Biennale Anak adalah karena dewasa ini anak-anak kehilangan apresiasinya terhadap seni. Itu disebabkan oleh gempuran media hiburan dan gaya hidup yang jauh dari dunia anak. Di Biennale ini setiap peserta bebas berekspresi, menuangkan fantasi dalam bentuk visual. Tentu jauh dari kesan orang dewasa. :)
Kota Ceria Wonderland
Aku menyempatkan berkunjung di hari Sabtu siang (16/01/2010). Itu karena diundang oleh Aji, salah satu teman nyepeda di Bike2Work. Datang ke acara ini ndak dipungut biaya. Cukup tuliskan nama di daftar hadir.
Konsep Kota Ceria Wonderland mirip dengan Kidzania.
Seperti suasana Bank di kotanya anak-anak ini.
Kebetulan siang itu bertepatan dengan peresmian Kota Ceria Wonderland. Apa itu? Kota ini serupa dengan wahana Kidzania yang ada di Jakarta. Yaitu, di kota ini penduduknya adalah anak-anak dan mereka boleh berprofesi layaknya orang dewasa. Jam buka Kota ini adalah sore hari, saat anak-anak usai bersekolah. Namun, kota ini hanya muncul selama berlangsungnya Biennale Anak saja.
Untuk bisa menikmati Kota Ceria Wonderland ini tidak dipungut biaya. Anak-anak bisa mendapatkan sejumlah uang (nama mata uangnya Dolan) dengan cara menukarkan barang bekas layak pakai. Bagi anak yang memiliki tabungan Dolan paling banyak, bisa membawa pulang sebuah sepeda. Wow asyiknya!
Dua walikota sedang berbincang; Pak Herry dan Putri.
Peresmian Kota Ceria Wonderland ini menghadirkan Pak Herry Zudianto–Walikota Jogjakarta–yang ditemani Putri–Walikota Kota Ceria Wonderland. Di acara pembukaan ini ada sesi tanya-jawab antara anak-anak dengan Pak Herry. Salah satu topik menarik yang dilontarkan Putri adalah tentang bersepeda. Ternyata, Putri ini kalau pergi ke sekolah menggunakan sepeda, dan ia menginginkan agar kota Jogja menjadi kota yang ramah bagi pesepeda. Semangat sekali Putri ini! Berhubung Putri tinggal di daerah Jogokariyan, bisalah diracun untuk jadi anggota SPSS, hehehe.
Jadi, kalau pembaca ingin menikmati suasana dunia anak, tak ada salahnya berkunjung ke Biennale Anak. Jangan lupa bawa serta anak-anak ya!
Namanya...
Tapi kenapa namanya Kota Ceria Wonderland? Campur aduk antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris? Kenapa tidak Kota Ceria Impian dsb?
Wohoo...akhirnya turun juga artikel ini. Dari kemaren penasaran ma statusmu. Oiya, kenapa harus pake bahasa Itali? Sempet kupikir itu bahasa Prancis. hehehe
Waaah...acaranya seru ya! pengin liat... >__<
sepertinya penggunaan kata "Biennale" itu udah mengakar sejak lama untuk perhelatan seni dua tahun sekali.
nurSelasa, 19-Januari-2010, 07:48
Ahahaha...
anak2 kecil pada jadi orang dewasa, jadi kasir, jadi polisi...
Lucuuuu.....
Kalo tante ni boleh ikut ngumpulin dolan gk ya? biar bisa dapet sepeda...hehehe
*pengen punya anak ni Wij*
Mbak Tt bawa ponakannya aja terus maen-maen disana. :D
Pengen punya anak? Jadi kapan menikahnya? :D
aku boleh ikutan gak ya? aku pengen ngrasain jadi dokter :)
cobain aja datang kesana.
tiaSelasa, 19-Januari-2010, 14:04
Hahaha.. Aga berantakan nih dibuka dr hp.. Tp gpp, msh bisa kok dibaca dan dikomen.
Bener ya, knp namanya ga pake nama Indonesia saja semua? Ato mgkn mereka cari nama yg udah aga terkenal jd gampang diingat, kyk Wonderland ya? Hmm.. Ntar klo anakku dah gedean dikit mau jg sih coba bawa ke Kidzania gt..:) nice post nih.
Temen saya buka pakai IPod dibilang normal Bu. Asiknya jadi Vaya, waktu kecil udah ada semacam Kidzania :p
zeeRabu, 20-Januari-2010, 06:38
Oh iya,
tanya dong, kamu pake PLUGIN apa ya yg utk menampilkan picture di halamn depan postingan. Pengen buat kayak gt sih.. namanya dong kasih tahu :D
Coba pakai plugin ini Bu, http://wordpress.org/extend/plugins/wp-post-thumbnail/
zeeRabu, 20-Januari-2010, 06:50
Aku sudah dengar soal ini Wij, mudah-mudahan masih ada kesempatan untuk mengajak anak-anak ke sana di hari terakhir.
Setuju soal penamaan itu, kurang mengindonesia sepertinya :D
Saya khawatir perilaku ini malah mengajarkan anak-anak untuk mencampur-adukkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing :(
vizonRabu, 20-Januari-2010, 08:07
pengen hidup di jogja
tabahkan dirimu di Manado mbah, kudoakan selalu sehat untukmu dan keluargamu di Ponorogo sana :)
suwungRabu, 20-Januari-2010, 19:26
wealah ampe anak-anak diposting juga ya
ckckckck
kan termasuk mblusuk juga No :D
he.. baru tau ada yang kayak begini..
Biennale Anak hanya terdapat di Jogja :)
h-runKamis, 21-Januari-2010, 17:18
saya suka anak-anak :D aa... acaranya keren..
di Bandung belum ada yg kayak gini toh Neng? :D