Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Situs Watugudig
RSS 2.0 Flickr Facebook Twitter Yahoo!

Ke Madura Ketemu Terasi


Untuk yang kesekian kalinya (05/12/2009) aku datang ke Surabaya lagi. Malah pernah seminggu dua kali kemari. Aku datang ke Surabaya jelas bukan buat menikmati sengatan matahari. Cuma motret orang nikah kok. Namun sayangnya pada kesempatan ini aku kurang beruntung. Akad nikahnya diundur!

 


Jembatan Tol Suramadu
(Klik Untuk Memperbesar)

Untuk pertama kalinya aku melintasi Jembatan Tol Suramadu, yay! Ini ganti-rugi dari keluarga yang punya akad nikah, hehehe. Aku kesana naik mobil. Tarif tolnya untuk mobil Rp 30.000 dan disini berlaku tarif 1 mobil = 10 motor. Menurut Bunda Tuti, jembatan ini yang terpanjang se-Asia Tenggara. Uniknya baru kali ini lihat ada jalur motor di jembatan tol. Satu lagi, baru kali lihat ada yang berhenti di jalan tol buat foto-foto. Kalau aku sih nyuri gambar lewat jendela mobil udah cukup nyeni kok :p

 

 

 

 


Sorry, I only speak in Jawa Krama :p

Untuk apa jauh-jauh nyebrang Jembatan Tol Suramadu kalau bukan untuk singgah ke pulau Madura? Baru tahu aku Madura seperti ini bentuknya. Pas baru datang langsung tersaji pemandangan gersang tanah gamping. Sesekali ada sawah, tapi jarang. Orang-orangnya berbicara dengan dialek Madura! (ya iyalah). Tapi bahasanya saya ndak mudeng. Untung aku dan mereka sama-sama ber-KTP Indonesia jadi masalah bahasa masih bisa diurus lah. :p

 

 

 

Untuk menuju toko oleh-oleh Nusa Indah yang dimaksud, mobil harus melewati tengah alun-alun Bangkalan. Baru kali ini juga aku lihat alun-alun yang ditengahnya diberi jalan aspal untuk kendaraan. Nah, di Nusa Indah itu ada pemandangan yang menarik. Bukan batik madura, baju lorek-lorek, atau pecut sapi itu. Tapi terasi!

 


Dipilih terasinya, silakan dipilih...

 

Untuk apa disini dijual terasi? Ya untuk dibeli lah. Uniknya terasi-terasi itu menyandang nama setiap kabupaten di Madura; Bangkalan, Sumenep, Pamekasan, dan Sampang. Setelah tanya-tanya mbah Google, ternyata Madura itu terkenal sebagai sentra penghasil terasi! Bahan bakunya jelas udang rebon ditambah ramuan bumbu khas masing-masing daerah penghasil. Terasi ini jelas dipakai sebagai bumbu kuliner Madura seperti Rujak Pamekasan (sayang ndak sempet ngicip).

 

Untuk barang oleh-oleh aku ndak punya pikiran membeli terasi. Soalnya ya...tahu sendiri lah bagaimana baunya terasi yang notabene udang yang difermentasi itu. Lain halnya kalau terasi itu sudah diolah jadi masakan nan lezat penggugah selera. Namun belum sempat untuk mengeksplorasi Madura dan terasinya lebih lanjut, mendadak turun hujan lebat. Alhasil baliklah kita kembali ke Surabaya yang ternyata disana malah cerah-panas bukan main. Beh!

 

Untuk bisa ke Madura itu mudah kok pembaca, kan ada Jembatan Tol Suramadu. Jadi kapan beli terasi kesana?

  • kok aku gak dikasih oleh2 sih?
    yang dikasih oleh-oleh cuma yang minta lewat status fesbukku. :p
    minta oleh2nya..Senin, 14-Desember-2009, 13:11
  • Waduh abis plesiran nih ceritanya tapi themanya kok trasi ya :D ya dah deh salam dėngėn2 hangat panas
    Lha, aneh aja nemu terasi banyak banget jenisnya di satu tempat :D
    udienroySenin, 14-Desember-2009, 13:43
  • Terasinya buat aku sajaaa
    Saya ndak beli terasi mas Adipatiii~i
    adipati kademanganSenin, 14-Desember-2009, 13:44
  • mosok harus sampai madura?
    Jalan-jalan mbah, mumpung di Surabaya dan pingin lihat Jembatan Tol Suramadu ya sekalian lah...
    suwungSenin, 14-Desember-2009, 17:15
  • Yeeeiy, udah duluan aku ke Suramadunya, ada di postingku ini http://tutinonka.wordpress.com/?sDariJembatanSuramadukeZangrandi

    Tapi di Madura aku cuma menginjak tanahnya aja, nggak sampai masuk ke kota, wong sudah maghrib. Eh, itu papan penunjuk jalan dalam bahasa Madura lucu ya ... :D

    Btw, aku copy alamat posting di komen tentang Trowulan, kok nggak bisa langsung diklik ya Na? Emang gitu setting di blogmu?
    Bunda form komentarnya ini sengaja saya "perketat" biar ndak mudah disusupi yang tidak berkepentingan :p
    Bahasa Madura itu Bunda, ndak mudeng saya kalau ndak lihat terjemahannya. Pas saya kesana juga hujan deras, ndak sempet muter-muter.
    Tuti NonkaSelasa, 15-Desember-2009, 04:34
  • eh kalo ke bangkalan lagi, bolehlah disempatkan jalan ke barat sedikit. nggak jauh, di pucuk pulau madura itu ada mercusuar sembilangan, yg oke banget buat foto2an. potensial jadi obyek wisata eksotis, cocok dinikmati sekitar senja. sayang, nggak banyak yg tau lokasi itu.

    btw, salam kenal :)
    Salam kenal juga mas Fahmi. Ya kapan-kapan kalau saya ke Madura lagi saya sempatkan kesana deh.
    fahmi!Selasa, 15-Desember-2009, 05:31
  • Wah, asyik niy jalan2 mulu....

    Ditemukan pagar langkan candi baru [ udah baca atau belon ?]

    http://oase.kompas.com/read/xml/2009/12/15/01443296/temuan.susunan.batu.diduga.pagar.candi
    Sudah diinvestigasi :D
    PeinSelasa, 15-Desember-2009, 12:19
  • jahaaatnyaaa..
    aku sudah komen susah2 nih @blogmu, sekarang malah minta lewat status fb, lha wong ndak ditanggepin gituh kalau lewat status fb, peliiitnyaaa.. :p
    kemarin yg minta oleh2 tu mintanya lewat status FB, ndak komen di blog.
    yang gak dikasih oleh2..Selasa, 15-Desember-2009, 14:30
  • "alun-alun yang ditengahnya diberi jalan aspal untuk kendaraan" liat photone p
    ra tak foto, wong mencurigakan kok...
    yang kebagian oleh-oleh nyasarRabu, 16-Desember-2009, 10:10
  • thx ya coz udah mampir ke toko NUSA INDAH OLEH2 KHAS
    MADURA. mohon sarannya ya. lgsg di FB aja. FB : NUSA
    INDAH KHAS MADURA.
    MATOR SAKALANGKONG (Terima Kasih)
    Terima kasih juga udah mampir kemari :D
    Masih inget sama saya yang motret terasi itu kan? :)
    evelineRabu, 16-Desember-2009, 22:37

Nama
E-Mail  
(tidak wajib)
Blog  
(tidak wajib)
Pesan  
(tag HTML yang diijinkan <b>, <i>, <u>)
Kode Verifikasi