Candi Lawang
Memang benar Kab. Boyolali itu identik dengan susu sapi. Toh, diriku juga pernah berkelana ke Kab. Boyolali demi setetes susu (sapi!). Tapi jangan salah kalau Kab. Boyolali ternyata juga menyimpan ragam peninggalan purbakala. Salah satunya seperti candi yang aku kunjungi bersama Andreas, Agatha, dan Christa hari Sabtu (03/10/2009). Aku jadi nggak enak, karena waktu itu nggak ngajak Mas Ipuk. (Mohon dimaafkan ya mas...)
Tim ekspedisi in action
Saluran air pada yoni mirip di Candi Merak
Suasana sekeliling Candi Lawang
Altar tempat meletakkan arca
Candi Lawang.
(Klik Untuk Memperbesar)
Namanya adalah Candi Lawang. Lawang itu bahasa Jawa yang artinya pintu. Lha kenapa disebut seperti itu? Karena candi ini sangat mencolok bentuk pintunya. Yakin deh, pertama kali melihat pasti pembaca langsung melirik pintunya. Sebenarnya nggak ada yang spesial sih dari pintunya. Hanya saja bentuknya itu yang menarik perhatian.
Apakah ada lagi yang unik dari candi ini? Saat kami pertama kali melihat candi ini adalah susunan batu candi yang beberapa diantaranya tergolong baru. Disimpulkan, candi ini sedang dalam proses restorasi. Tapi setelah tanya-tanya ke beberapa anak kecil yang sedang main di sekitar candi. Katanya sih Candi Lawang ini tidak berpenjaga. Curiga nih, apa narasumbernya kurang kompeten, namanya juga anak-anak. Tapi di sekeliling ndak ada warga dewasa yang kebetulan lewat untuk ditanya. Ah, ya sudah.
Ini adalah candi Hindu yang menghadap ke arah Barat. Ya bisa karena di bilik utama ada yoni tanpa lingga. Yoninya juga unik karena memiliki saluran berlubang sebagai tempat keluarnya air. Mirip dengan yang di Candi Merak. Di sekeliling candi tidak ditemukan arca maupun relief. Yang ada hanya batu berornamen. Sekitar candi tersebar bebatuan yang belum disusun. Candi ini tepat berada di belakang rumah. Sepertinya keberadaan candi ini sudah diketahui sejak dulu. Satu lagi, candi ini cukup fotogenik.
Butuh perjuangan untuk bisa mencapai candi ini. Letak administratif candi ini ada di Dusun Gedangan, Kec. Cepogo, Kab. Boyolali, Jawa Tengah. Dari Jogja menuju kota Boyolali bisa ditempuh selama 1,5 jam menggunakan sepeda motor. Rute yang paling singkat adalah Jogja-Klaten-Boyolali tanpa perlu melewati Kartasura. Untuk menuju Kec. Cepogo, arahkan kendaraan ke jalur menuju Ketep Pass. Sedangkan untuk menuju Candi Lawang, alangkah baiknya kalau bertanya kepada warga. Walau ada beberapa papan petunjuk arah ke candi, tetap saja kami menghabiskan waktu 30 menit untuk tersasar di Dusun Gedangan. Sekali lagi, tanyalah warga! Jangan segan karena warga disini ramah kepada pendatang.
Tetap tenang dan simak terus blog ini, karena ekspedisi di Boyolali belum berakhir.
wuidih...ulin wae si brondong teh nya...hehehehe...boyolali tuh kota yang di pintu masuk kotanya ada patung sapi segede dosa itu kan ?? aku pernah lewat situ waktu mo ke kartosuro....hehehe.udah cuma itu doang.
Itu ukuran dosanya kan segede dosanya mbak Frozzy, kalau dosa saya mah kecil euy (pede bangeeet...). Itu patung saya rasa mirip sama si mbak lho, hehehe.
frozzyRabu, 21-Oktober-2009, 09:35
Betul sekali, lewat Klaten, trus ada lewat Jatinom...
Nah, ndak usah pindah-pindah jalur, cari aja Ketep Pass... aku pernah lewat sana... ^^
Tapi kita sempet kesasar juga pas mau ke arah Cepogo itu.
menarik ini. candi-candi Hindu kebanyakan menghadap ke Barat, sedangkan candi-candi Buddha kebanyakan menghadap ke timur (walau beberapa tidak mengikuti aturan ini). yang menarik, saya belum pernah nemu candi menghadap ke utara/selatan.. :D
lingga-yoni yg berlubang itu aku pernah cerita pas nulis di Candi Ijo. lingga/yoni dipercaya utk "menyucikan" air. jadi air diguyurkan ke atas lingga sehingga air meleleh hingga ke yoni, kemudian air yang keluar dari saluran air di yoni itu ditampung. air ini kemudian digunakan untuk upacara-upacara keagamaan.
duh, lama banget aku ndak mencium bau batu candi.. di sini mnciumnya bau mall!
Candi Gembirowati itu menghadap ke Selatan mas, langsung ke Laut. Ya, kapan dirimu ke Jogja nengok CahAndong nanti kita nyari Batu bareng2 mas :D
zamRabu, 21-Oktober-2009, 13:39
oiya, satu lagi. aku suka dengan candi-candi Buddha karena candi-candi Buddha itu punya ragam ornamen yg cantik-cantik. plus biasanya reliefnya itu merupakan suatu kisah/cerita. candi Hindu, ragam ornamennya sedikit banget.. :D
Hmmm...setahu saya memang candi Buddha kental dengan reliefnya semacam cerita binatang yang ada di Candi Mendut dan Candi Sojiwan.
zamRabu, 21-Oktober-2009, 13:40
candi terus deh, he3.
kok tau candinya menghadap ke arah barat? biasanya kan gak tau :p
karena terakhir pas tanya orang, itu bilang kalau candinya arahnya ke timur rumah, sedangkan pintu candinya ndak menghadap ke timur. Aku ndak bawa kompas waktu itu.
t!aKamis, 22-Oktober-2009, 14:32
lama gak kesini, tau-tau udah banyak postingannya
dan masuk nominasi pestablogger pula
slamat ya mas, smoga menang !
Terima kasih juga mas Warm, jangan lupa vote buat saya, hehehe.
warmKamis, 22-Oktober-2009, 15:51
candinya asik jugak. saya belum pernah ke sini. kalo dr Bandung travel org. yg cocok mn ya?
Hmmm...kayaknya Cipaganti ada yang tujuan ke Jogja deh.
candinya asik jugak. saya belum pernah ke sini. kalo dr Bandung travel org. yg cocok mn ya? btw, sukses pb awardya, boleh vote saya jugak. hihi :D
tenang mbak Ratna, sampeyan dah saya vote kok :D
Ke...ke...ke...ke....
Terus expedisi ya !
[ katanya ke Trowulan, kok sekarang ke Boyolali ?! ]
kapan ya ke Trowulannya?
PeinSabtu, 24-Oktober-2009, 17:10
Foto Candi Lawangnya kecil banget sih, pedit banget bagi2 foto !!
hohohoho, fotonya terbatas
PeinMinggu, 25-Oktober-2009, 17:27
makasih info candinya ya,,tapi kata orang untuk kesana jalannya rusak parah ya ??
Jalan desa Bu, aspal yang udah botak-botak
murwaniSenin, 26-Oktober-2009, 15:20
vinnaSenin, 26-Oktober-2009, 16:35
ada candi sari juga di boyolali, sempat mampir nggak ? tak tunggu mblusuknya ya....
Kemarin ndak mampir Bu, warga ndak ada yang tahu.
MurwaniJum'at, 30-Oktober-2009, 15:00
Kok foto terakhir kecil bangat mas? Gak jelas...
oiya betul, dah saya perbaiki
Candi lawang cukup sulit lokasinya dan sangat sepi, tapi jika candi ini bisa direkonstruksi utuh akan sangat bagus
Sepertinya memang sedang direkonstruksi tapi terhenti, tak ada kucuran dana mungkin?
RafaelMinggu, 01-November-2009, 20:39
akhirnya gue nyampe sini jugaaaaaaaaaaaa
oh wahai koneksi, gara2 dirimu gue jd sulit pertamax kan....
btw kayaknya gue pernah kesini d, kalo gak salah gak terlalu besar candinya...
Masak? Pernah kemari mbak? Wah koneksi IM2 dikeluhkan melulu ini...