Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Kompleks Candi Arjuna
RSS 2.0 Flickr Facebook Twitter Yahoo!

Jepang Gelar Matsuri di Monas


Buat warga Jakarta, siapa sih yang nggak kenal Monas? Bahkan mungkin seluruh penduduk Indonesia tahu monumen yang jadi ikon ibukota negara tercinta kita ini. Tapi apa penduduk dunia juga tahu ya? Khusus kalau pembaca tanya kepada ekspatriat Jepang di Jakarta hari Minggu (11/10/2009), mereka pasti tahu Monas. Itu karena disana sedang digelar acara Jak-Japan Matsuri 2009.

 

Kalau pembaca sempat datang ke Lapangan Silang Monas mulai pukul 13.00 WIB bakal terkaget-kaget deh, soalnya ada banyak ngumpul orang Jepang. Eits!, ini bukan Jepang pingin menjajah Indonesia lagi atau merebut emasnya Monas. Ini karena di sini sedang diselenggarakan festival kebudayaan Jepang. Kalau dalam bahasa Jepang namanya Matsuri. Galeri hasil jepretanku di acara ini bisa dilihat di akun Flickr-ku ini.

 

Apa Itu Matsuri?


Anak-anak berpenampilan layaknya Miko,
penjaga kuil di Jepang.

Di Jepang sendiri perayaan Matsuri itu ada bermacam-macam. Tapi seenggaknya setiap akhir musim panas atau awal musim gugur, pastilah ada daerah di Jepang sana yang menggelar Matsuri. Kalau di Indonesia, yah cocoklah perayaan ini digelar di penghujung musim kemarau. Bagi warga Jepang yang beragama Shinto atau Buddha, mereka beribadah terlebih dahulu di kuil sebelum mengikuti Matsuri. Yang khas dari Matsuri ini adalah Mikoshi, yaitu miniatur kuil yang dipercaya sebagai tunggangan para roh untuk datang ke Matsuri. Mikoshi ini nanti akan diarak mengelilingi area Matsuri, karena benda ini berat banget jadi perlu banyak orang untuk menggotongnya. Di acara Jak-Japan Matsuri 2009, siapapun boleh ikutan mencoba menggotong asalkan mendaftar dulu. Pada penutupan acara di malam hari juga digelar tarian Bon Odori lho.

 

Mahal Ya?


Ada juga stan permainan Go, sejenis halma.

Tiket masuk ke acara ini Rp 20.000 per orang, kalau untuk anak-anak gratis. Seperti asalnya di Jepang, di acara Matsuri ini juga penuh dengan stan-stan hiburan. Yang cukup menyita perhatian adalah stan-stan kuliner khas Jepang seperti Takoyaki, Mie Ramen, Nasi Kari, atau Es Serut. Cuma yang perlu dipertimbangkan adalah harganya yang lumayan mahal (pengaruh kurs yen apa ya?). Contohnya saja Es Serut dihargai Rp 15.000. Tapi walaupun mahal, antrian calon konsumen bisa menandingi antrian pembagian BLT lho!


 

Siapa Konsumennya?


Dua manusia yang ingin menguasai dunia, huahaha!

Siapa sih konsumen Jak-Japan Matsuri 2009 ini? Tentu warga Jepang di Jakarta yang rindu dengan tradisi negeri mereka itu. Tapi jelas jumlah mereka kalah banyak dibandingkan dengan pecinta khazanah Jepang di Indonesia. Mereka itulah konsumen utamanya dan sebagian diantaranya rela berdandan kimono, bergaya harajuku, dan berseragam tokusatsu. Eh, kebetulan salah satu diantara mereka ada yang aku kenal. Namanya Istikomah alias Nyai Kokom, moderator Forum Lautan Indonesia. Beruntung disana diriku dan dirinya tidak pecah perang sebagai sesama calon penguasa dunia itu.

 


Beragam pengunjung Cosplay (Costume Player) yang meniru busana tokoh dalam komik, animasi, film, atau video game.

 


Arak-Arakan Mikoshi
(Klik Untuk Memperbesar)

Untuk kita-kita yang minim dana buat melancong ke Jepang, lumayanlah datang ke acara ini bisa merasakan aura budaya Jepang walaupun cuma di tanah air. Namun buat para pejuang kemerdekaan, kira-kira apa ya yang bakal mereka ungkapkan mengenai acara persahabatan Indonesia-Jepang ini? Toh kan dulu bangsa kita pernah dijajah Jepang? Apa ini juga berarti Jepang masih menjajah pemikiran warga kita terutama generasi muda dengan produk hiburan mereka?

 



Bagaimana para pembaca yang budiman menyikapi festival budaya asing ini?

Oh ya, hiburan di acara ini tidak menampilkan Miyabi lho. :)

  • Kamu lagi di Jakarta?
    Asli gue baru tahu ada festival ini dari blog lu. Sampai kapan nich?
    Mauuuuuuuuu
    Sayangnya festivalnya cuma satu hari doang mbak, tanggal 11 itu.
    Eka Situmorang-sirRabu, 14-Oktober-2009, 08:32
  • weh, iis kok jadi gemuk gitu ya? apa karena pengaruh kostum? :P
    ah, itu hanya perasaan mas Ipin saja :D
    samsul arifinRabu, 14-Oktober-2009, 09:13
  • huaaaa….. Aku dataaannngggg………..
    sepertinya aku lebih bisa menguasai dunia dari pada dirimu kii…
    aku bisa ikut ngangkat mikoshi bon odori sampe kelar, meski remuk redam setelahnya
    bahuku memar dan kakiku pegel… tp seneeeenngg banget

    ho oh.. Barangnya muahal-muahal banget, mana lagi nguantrinya berabad-abad
    nasi kare 30 ribu takoyaki juga lebih mahal di banding gelar2 jepang yg lain,,
    tp rasanya bueda banget, takoyakinya lebih muantap kii..

    oh ya, aku ga dpt antrian nangkap ikan anak kcl semua ramalan jg dah keabisan pohon pemintaannya jg Cuma bambu lupa ga di poto

    sayang banget dirimu ga sampe kelar, pas malem itu mikoshinya di arak lagi dan lebih meriah karena lampionnya semua nyala…
    pak kumis dubes jepang untuk indo jg ikutan angkat hohoho….
    taiko nya juga mantep pas malam….
    bon odori ngga kalah seru, dari mereka2 yg pada bingung ga mau ikutan muter sampe akhirnya muter semua..

    @ ipin : haghagahag.. Kostum itu yg menyebabkan aku terlihat gendut aslinya jg si :p
    weleh-weleh sepertinya Nyai Kokom bahagia sekali bisa dateng ke acara ini. Ya sudah Nyai kalau besok-besok ada acara seperti ini, marilah kita menjajah bersama. Wekekeke
    iesRabu, 14-Oktober-2009, 10:12
  • MANTABBB.....

    anak2 yang kayak Miko itu pake batik ya??? kok nggak ada yang peke kimono yah???

    mahal?? tergantung..menurutku tidak untuk menikmati sebuah kejaiban budaya dari negeri sakura ini...mahalan mana kalo harus ke jepang?? hehehe.....

    barruuu tauuu...ES SERUT itu asli jepang...kupikir Indonesia punya...kyaaa...kurang informassiii....
    Iya, itu sepertinya batik. Ada beberapa pengunjung yang pakai Kimono sih. Es serut itu bukan asli Jepang mbak, asli dinginnya, hehehe.
    fiahRabu, 14-Oktober-2009, 11:19
  • lhoo awakmu iku, tak pikir sing nggawe rambut palsu werno oranye :D
    Jiaaah....diriku berkostum Jepang? malu ah :D
    adipati kademanganRabu, 14-Oktober-2009, 11:52
  • aku ga kesitu waktu ada acara,,abis ntar kalo masuk matanay belo sendiri,,kan ga lucu hehhhee
    acara kan bisa diatur :D
    melRabu, 14-Oktober-2009, 12:13
  • ga ikutan abis mata mel belo ga sipit,,hehhe
    dibuat sipit kan bisa toh?
    melRabu, 14-Oktober-2009, 12:14
  • mampir komeng ah,,,,
    he? bukannya...
    alpicolaRabu, 14-Oktober-2009, 12:16
  • kapan awakmu nyang Jakarta??

    eh, harga-harga yg kau pasang itu bisa dibilang "harga normal" loh, di sini.. :p

    di festival itu nggak ada parade bintang JAV ya? wakakakaka
    ya tanggal 11 itu mas hari Minggu. Diriku masih ga rela kalau harus mengeluarkan uang segitu rupiah :D
    zamRabu, 14-Oktober-2009, 12:20
  • ooo di monas ya...wah sial nggak dateng. soalnya meskipun nggak ada miyabi, tapi ternyata ada goggle V...wah kapan lagi bisa ketemu goggle red dkk...? :(
    yang ada cuma Google Red, kawan-kawannya ndak ada. Ada kamen rider juga tapi ndak sempet kupotret :D
    geRrilyawanRabu, 14-Oktober-2009, 15:07
  • itulah kenapa saya suka mengkoleksi Film asia termasuk Jepang heheheh

    alasannya ada di postingan ini lho
    Alasannya bukan ada di baris paling bawah toh? :D
    omiyanRabu, 14-Oktober-2009, 15:12
  • harusnya kamu pake baju power rangers, pasti lucu, he3.
    waah udah pulang jogja ya? aku juga pengen ke jogja, huhuhu..
    Ndak punya kalau baju, kalau mainannya punya. Kan kamu sering pulang ke Jogja.
    ranystarryRabu, 14-Oktober-2009, 17:45
  • ada sushi ga?
    harusnya ada tapi ndak lihat :)
    vinnaKamis, 15-Oktober-2009, 19:56
  • Kenapa acara ginian nggak pernah ada iklannya sih?
    Iklannya emang ga ada di harian nasional, tapi di komunitas-komunitas Jepang biasanya terasa gaung promosinya.
    Vicky LaurentinaKamis, 15-Oktober-2009, 23:58
  • Aq sempet pergi kesana :) btw iya tuch buat ukuran es serut nya kemahalan.. tp herannya yang ngantri rame banget.. bahkan saking penasaran ikutan beli jg :p
    Enak sih ya panas2 minum es serut, tapi disana diriku dah puas dengan es teh yang harganya Rp 6.000 segelas ituh.
    RelzMinggu, 18-Oktober-2009, 13:44
  • yahhhhh........
    pengen liat...T_T
    tp kq di jakarta ya...???
    kenapa gak di jogja aja gt...hehehe....:P
    soalnya di Jogja ndak ada Monas :D
    titis_pJum'at, 23-Oktober-2009, 12:06

Nama
E-Mail  
(tidak wajib)
Blog  
(tidak wajib)
Pesan  
(tag HTML yang diijinkan <b>, <i>, <u>)
Kode Verifikasi