Refleksi
Akhirnya tiba juga kita di penghujung kisah KKN-PPM UGM yang kujalani bersama dengan Unit 80. Sekali lagi aku tekankan bahwa aku menikmati sekali kegiatan KKN tahun lalu itu. Pada awalnya terasa berat dibandingkan di akhir, ah itu mungkin karena belum terbiasa saja. Tapi dibalik itu semua, terdapat pelajaran hidup yang bisa dipetik dan tentunya kenangan-kenangan yang tak mudah terlupakan.
Membangun Masyarakat Indonesia
Jadi supir onthel buat Koordinator Subunit.
Okelah, kalau banyak orang berpendapat bahwa KKN itu lebih banyak mainnya daripada bekerjanya. Sesungguhnya kalau dimanfaatkan dengan baik KKN itu bisa memberi kita banyak pelajaran. Bayangkan saja, selama kurang lebih 2 bulan, kami yang notabene mahasiswa kota besar harus berbaur bersama warga desa untuk melaksanakan serangkaian kegiatan. Dari sini kita bisa melihat lebih dekat potret kehidupan warga desa, seluk-beluk permasalahannya, dan membantu mereka untuk menyelesaikan masalah. Aku sih kepinginnya, setiap mahasiswa kota besar itu KKN di desa (kalau bisa terpencil) untuk melatih agar mereka peka dengan kehidupan masyarakat menengah kebawah. Agar jadi tahu kalau setelah lulus kuliah itu tidak hanya bekerja mencari uang, tetapi juga mensejahterakan dan membangun masyarakat Indonesia.
Dewasa Karena Konflik
Jadi bisa bikin donat walau nyaris tak berbentuk.
KKN itu juga melatih kita hidup mandiri. Memang benar kalau KKN itu dibagi per kelompok, jadinya tidak sendirian. Tetapi dengan orang-orang, walaupun sesama mahasiswa yang baru dikenal, apakah semudah itu kita bisa meminta atau mendapatkan bantuan dari mereka? Makanya jangan heran kalau selepas KKN, ada banyak mahasiswa yang pola hidupnya jadi lebih teratur. Selain itu KKN juga identik dengan yang namanya
konflik antar anggota. Ini bisa jadi karena sehari-hari, selama 24 jam, kita "dipaksa" hidup berdampingan dengan orang yang baru kita kenal. Bisa jadi ada sifat-sifat dan kebiasaan kita yang nggak berkenan di hati mereka dan lantas memicu konflik. Tapi ingat bahwa konflik semacam ini bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik. Setiap konflik itu juga berperan
mendewasakan kita, mengajari kita memahami orang lain. Malah setiap konflik kadang berakhir bahagia misalnya
"lokalisasi" cinta KKN, hohoho.
Kehidupan Setelahnya
Perayaan ulang tahun Hamidah di Desa Kebondalem Kidul.
Bagaimana dengan kehidupanku setelah KKN? Khususnya dengan sesama warga dan teman-teman Unit 80? Yah, bisa dibilang hampir tiap bulan aku menyempatkan diri bertamu di Desa Kebondalem Kidul, wong cuma 15 km dari Jogja kok. Beberapa kali aku juga singgah ke Desa Kebondalem Kidul bareng Catur, Ayu, Wulan, Hamidah, dan Irsyad. Pas bulan puasa tahun lalu, pernah kita mengadakan buka puasa bareng. Untuk Gunawan, Teguh, Abi, dan Rifie aku masih sering ketemu di kampus, toh kita satu program studi jadi kalau kuliah pasti bareng. Aku juga masih suka makan bareng Dita dan Mas Fatur, apalagi bantu Dita balas dendam ke kos lamanya. Yang cukup berkesan mungkin hubunganku dengan Irsyad dan Wulan. Kalau Irsyad aku sering banget melewatkan waktu bersama orang Aceh ini; dari mulai makan, bantuin meneliti candi, sampai ngajarin dia nyetir mobil. Sedangkan Wulan, yah...bisa dibilang kita banyak mengalami hal sulit dan aku berharap dia bahagia saat ini.
Mereka semua itu,
orang-orang yang baru kukenal itu,
adalah mereka yang membantu mendewasakan diriku.
Terima kasih sekali lagi.
Subunit 3; Irsyad, Mas Ferry, Ayu, Catur, Hamidah, Wulan, Gunawan, dan tentunya diriku.
Life Goes On. Selamat jalan kenangan KKN. Semoga kita kan bersua kembali.
kamu terang2an bilang lokalisasi cinta KKN.. kalo mbak bunga baca gimana? ho3, life must go on!!
keep moving foward ^^
Mbak Bunga dah pernah kuceritakan tentang lokalisasi KKN kok :)
bukan LSenin, 31-Agustus-2009, 16:18
lokalisasi cinta ya.. what a word..
emang kenapa mbak? keren toh? mantap toh?
vinnaSenin, 31-Agustus-2009, 17:28
"Dewasa Karena Konflik" dalem ini tapi Indonesia ko banyk konplik apa karena :D hehe..
aduh jdi KKN-a seru yah :( gw mah gk begitu KKN-a hikz
Indonesia banyak konflik biar masyarakatnya lebih dewasa :D
Makanya Den, pas KKN dirimu buatlah konflik biar seru gituh...
kafeinSenin, 31-Agustus-2009, 19:07
koq keren? norak tau, dekkk..
hiih dibilang norak!
vinnaSelasa, 01-September-2009, 01:10
ha3, dibilang norak :p
setuju sama mbak vinna :D
kyaaa! kok kamu juga bilang kalimat itu norak???
tiaSelasa, 01-September-2009, 08:36
tuh kan ada yg setuju ma aku.. sbnrnya c bukan norak dek, cm aja kata itu koq terlalu komersil untuk keluar dr pemikiranmu, makanya jadinya agak aneh..
Terlalu komersil itu yang bagaimana mbak? Kata komersil itu juga terlalu komersial keluar dari mulut mbak. Kalian berdua menyudutkanku...huhuhu...
vinnaSelasa, 01-September-2009, 09:20
ya semacam kata2 yg kluar di novel2 komersil gt lah.. coba ditelaah deh kata lokalisasi itu biasanya diikuti dgn kata apa.. itu yg bikin kesannya jd komersil..
novel2 komersil itu kayak apa lagi? Bukannya setiap novel itu komersil (dijual) ya? Duh, kata ditelaah, ckckck...tinggi sekali bahasanya...
apa yang aneh sih dengan "Lokalisasi Cinta KKN" ?
vinnaSelasa, 01-September-2009, 13:31
Duh saya jd pengen liat foto2 kkn dulu.
Dulu saya kkn tdk di desa tp di tengah kota. Tengah kota yg ada desanya, jd tetep pulang ke rumah.
Seru memang, selain membantu masyarakat, kita jjg jd dekat.
Saya jd ingat dulu saya sharing resep air buah utk ibu2 di kampung. :)
Iya mbak KKN sekarang juga di UGM KKN nya kebanyakan di kota, itu karena bertepatan dengan Pemilu jadi membantu KPU menyosialisasikan Pemilu ke warga. Tapi menurut saya lebih enak KKN di desa, soalnya suasananya beda banget dari di kota.
zeeKamis, 03-September-2009, 08:22
Lagi blogwalking, males ngapain-ngapain karena penyut kekenyangan.
salam
salam balik mas
annasSelasa, 08-September-2009, 19:18
itu yang duduk bersila di tengah kan harusnya si wisna. lebih cocok deh. :P
sayang sekali saya bukan Koordinator Mahasiswa Subunit 3 :D
Keblasuk mas, blognya rame banget, numpang keren saja ya... matursuwun
ah, kan mas juga yang buat jadi rame, salam balik dari saya buat mas
enak ya.. ada KKN, kampus ku gak ada hehehehe :))
Ah KKN...itu kenangan masa lampau mas :D
EriksonSabtu, 03-Oktober-2009, 07:12