Nggowes Bareng Keliling Candi
Lewat Facebook aku dapat undangan, isinya kurang-lebih
"Hari Sabtu (25/07/2009) kumpul di Rodalink Janti jam 05.00 buat hunting Candi". Kalau disebut kata
"hunting Candi", yang pertama kali terpikir adalah komunitas motret atau komunitas sejarah. Tapi jangan salah, karena udangan itu disebarkan oleh anggota komunitas
Bike 2 Work Chapter Jogja. Ya, itu undangan buat nggowes sepeda keliling candi.
Berhubung di blog-ku ini banyak banget artikel tentang candi, aku dipercaya buat jadi guide. Untuk urusan ilmu sejarah dan arkeologi sih pengetahuanku masih minim, tapi kalau soal blusukan keliling candi di sekitar Prambanan itu diriku menguasai sekali lah. Jadilah aku menanti manusia-manusia bersepeda itu berkumpul di Rodalink Janti jam sekitar 05.15. Kira-kira jam 05.45 terkumpullah lima orang manusia bersepeda;
Mas Aan yang nyebar undangan,
Mas Danang,
Mbak Dani,
Pipink dan diriku. Sebetulnya jumlah peserta bisa nambah banyak, tapi berhubung kami langsung cabut dari lokasi ketika 5 orang itu udah ngumpul, kami terpaksa meninggalkan para calon peserta yang telat bangun pagi ^^.
Dari Ki-Ka: Mas Aan, Mas Danang, Mbak Dani, dan Pipink.
Medan tanjakan di perbukitan Pereng.
Sesuai request dari Mas Aan,
"Mas, (perjalanan) ini mblusuk lho", jadilah aku mengambil rute menjauhi Jalan Jogja-Solo yang sudah ramai dengan kendaraan bermotor. Tepatnya di dekat Hotel Quality, ada jalan menuju ke arah utara. Nah dari sanalah mblusuk nggowes keliling candi resmi dimulai! Soal rute aku ndak tahu pasti, karena mblusuk itu pasti keluar-masuk kampung dan nyebrang sawah. Tapi karena Prambanan itu ada di arah Timur, jadilah panduan rute termudah adalah ikuti jalan dengan menatap mentari pagi. Yang termudah lagi, cari saja Selokan Mataram dan ikuti ke arah Timur. Dari rute tersebut kami melalui beberapa candi sebagai berikut;
Candi Sambisari –
Candi Sari –
Kompleks Candi Prambanan –
Candi Plaosan –
Candi Sojiwan –
Keraton Ratu Boko.
Mendengarkan petuah dari Mbah Manto.
Secara umum medan perjalanan tidak terlalu berat. Kecuali ketika mendaki bukit Pereng untuk menuju Keraton Ratu Boko itu tantangan tersendiri. Mbak Dani dengan sepeda jengki Sierra DX-nya kesulitan. Sementara kami yang pakai MTB sedikit-banyak bisa menguasai medan tanjakan. Tapi aku juga sempat mendorong sepeda karena stamina udah terkuras habis >o<. Kami sampai di Keraton Ratu Boko dengan rute
"illegal" dari pintu belakang. Disana kami melepas lelah sambil ngobrol dengan
Mbah Manto, seorang warga desa sekitar yang juga bertugas sebagai juru pelihara situs purbakala ini. Beliau banyak menjelaskan mengenai sejarah tempat ini dan juga tentang primbon weton. Untuk yang terakhir, Mas Aan sepertinya mendengarkan dengan khidmat. Apa Mas Aan sedang mencari hari baik terkait weton nya ya? Hehehe. Tapi, aku kurang ngeh dengan ucapan Mbah Manto karena kebanyakan beliau berujar dengan Bahasa Jawa Kromo.
Workshop ringan di kediaman Om Bayu.
Selepas dari Keraton Ratu Boko, kami bertolak ke Jogja melalui Jl. Jogja – Solo. Di perjalanan pulang ini gantian Mbak Dani yang ngebut dengan jengki Sierra nya disusul sama Mas Danang yang ngebut karena diburu waktu. Tapi kami sempat singgah dan bersilaturahmi di kediaman salah satu anggota Bike 2 Work bernama
Ki Ageng Sekar Jagad (
Emperor of Flower Universe, katanya mas Aan) yang populer disapa
Om Bayu. Sebenernya Om Bayu ini pingin ikutan, tapi karena dirinya sedang sakit maka dari itu ndak bisa dan akhirnya kami jenguk. Disana Om Bayu mengadakan workshop sederhana, karena Pipink pingin tahu caranya packing sepeda. Selain kami, Om Bayu juga dapat kunjungan dari
Om Niko sesama anggota Bike 2 Work juga. Eeeh, disana tiba-tiba aja ban dalam sepedaku pecah! Untung aku bawa ban cadangan dan disana jadi dapet workshop lagi tentang mengganti ban sepeda. Wah, cocok deh soalnya aku juga kepingin ganti ban sepeda.
Bergaya dulu di depan Kompleks Candi Plaosan. Foto-foto narsis lain ada di Facebook.
Aku sempat mikir kalau acara sepeda keliling Candi di sekitar Prambanan ini bisa jadi salah satu
tur wisata sejarah yang menarik. Khususnya sih buat wisatawan yang hobi sepedaan. Nantikan terus ya mblusuk ku bersama temen-temen komunitas sepeda ke pelosok DI Yogyakarta!
hallo mas wijna.. jangan maen terus..
Halo juga Tia :D
Saya ndak main kok! Itu kan hari Sabtu. Dirimu juga pergi ke Borobudur toh?
tiaSelasa, 28-Juli-2009, 15:04
Anda kejam dengan meninggalkan peserta yang lain !?
Mereka telat bangun!
PeinSelasa, 28-Juli-2009, 18:09
eh, waktu ke Borobudur hari itu ban motorku juga pecah, bocor dink, he3, qta sama dong mas :D.
Weks! Tapi setelah itu kamu ndak ganti ban luar toh? Soalnya aku baru ganti ban luar sepeda nih!
tiaSelasa, 28-Juli-2009, 19:52
Senangnya...Rupanya candi2 itu bisa ditempuh sekali jalan. Benar2 tur yang menarik...
Eh, ntar kalo aku jadi ke kebumen, kamu nggowes ke sana trus kita ketemuan, yuk, Wis...Hahaha, jadi ga cuma tur candi, tapi udah AKAP (antar kota antar propinsi)Hihihi...
- Omongan orang yang buta wilayah jawa tengah. [Emang yogya-kebumen deket, gituh?!]
^-^v
Eeeh jangan salah, nggowes candi ini juga Antar Kota Antar Propinsi lho. Jogja ke Jawa Tengah, he3. Tapi nggowes ke Kebumen??? Weleh2...
nurRabu, 29-Juli-2009, 07:21
wwwuuuuuiiiihhhhh...seruna...jalan2 nyambi belajar sejarah....!!!!
btw, kok tertarik ma candi yooo???
emang belajar sejarah itu mesti pakai jalan-jalan kok, hehehe. Yang tertarik candi tu aku po dirimu?
fiahZhapiraRabu, 29-Juli-2009, 14:31
yaudah sini mana duitnya pak programmer :p, dirimu programmer dan peneliti kan..
kok kamu minta duwid ke aq???? bukannya kamu katanya baru gajian jadi asisten lab juga??? weleh2...
tiaRabu, 29-Juli-2009, 15:00
Kan bercanda.. he3.
hmm. kalo yang komen dikit berarti artikel cintanya diluncurkan yaah? aku puasa ngomen 10 hari ya :D.
yeee...dia puasa komen, tapi kan seminggu ke depan aku kan pergi, he3. Eh, aku belum buat artikel cinta yang baru je, piye?
tiaKamis, 30-Juli-2009, 13:01
dua2nya kayaknya memang hoby yg sangat menyenangkan, tapi kok rasanya gw gak sempat (mampu) lagi ngelakuin ngowes kayak gitu ya. Dah lama gak sepeda-an hehehe :)
Saya juga mas kalau setiap hari ya ndak sempat, makanya Sabtu dan Minggu dimaksimalkan untuk keliling-keliling kayak gini.
zefkaJum'at, 31-Juli-2009, 03:36
Poto2 candi atau alamnya saja dunk yg dibanyakin )
hehehehhe
jd mengelap keringat
gue males sepedaan soalnya hahaha
Wah, payah ni...ayo mbak sepedaan biar sehat dan tambah kurusan...(ups!!!)...hehehehe