Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Pencari Batu vs Programmer: Goa Selarong
RSS 2.0 Flickr Facebook Twitter Yahoo!

Bebek Goreng Mbah Wongso


Sepertinya urut-urutan apa yang kami santap di malam Sabtu (18/04/2009) itu terbalik. Karena mestinya kami makan makanan berat baru makanan penutup, tapi malah sebaliknya. Kudapan-kudapan di Istana Cokelat yang serba coklat dan serba mahal itu ternyata tidak mampu mengobati perut kami yang masih keroncongan. Alhasil, kami berpindah lokasi santap ke rumah makan Bebek Goreng Mbah Wongso. Letaknya di Jl. Solo Km. 4, Timur Plaza Ambarukmo, Yogyakarta. Kalau masih bingung silakan telepon aja (0274) 486878.

Kenapa Istana Cokelat nggak kuliput, sementara rumah makan ini kuliput? Itu bukan karena menu di Istana Cokelat isinya cokelat semua, tapi karena ini pertama kalinya aku makan bebek seumur hidupku! Inget bebek jadi inget Brebes, kota asal manusia kuli itu, dan semoga menyantap bebeknya nggak butuh tenaga kuli. Hehehe.


Sajian utama: Bebek Goreng!
Rumah makan ini nggak menyediakan menu bebek yang digoreng (Rp 9.500), dibakar (Rp 10.000), dirica-rica (Rp 12.000), dan dipenyet (Rp 12.000). Semua itu satu porsi, bisa milih paha atau dada, dan kalau belum cukup bisa pesan kok satu bebek utuh, harganya Rp 40.000 saja untuk segala menu masak. Itu baru bebek, kalau nasinya Rp 5.000 satu bakul, cukup buat 2-3 orang yang kelaparan. Sebagai pelengkap ada menu sayuran dan sambal yang dihargai Rp 5.000. Untuk minuman ndeso seperti teh dan jeruk, esa tau panas, rentang harganya Rp 2.000 – 2.500. Untuk jus-jusan Rp 2.000 – Rp 5.000.

Penyajiannya klasik, bebek gorengnya kremes, pelengkapnya irisan mentimun, daun singkong, dan sambal korek. Kesan pertama mbetetin daging bebek, ternyata mirip daging ayam, bedanya lebih kenyal dan menyatu sama kulitnya jadi agak susah buat dipisahkan. Rasanya mirip sama rasa ayam, walau terasa agak amis atau mungkin itu memang rasa khas dari bebek ya? Tapi untuk segala jernih payah itu, enak!

Buat mengkukuhkan rasa di lidahku yang masih perawan sama bebek, bolehlah tanya-tanya sama perjaka-perjaka yang hobinya berburu bebek ini:


Para pemburu bebek.

”Kalau dibandingkan sama tempat lain, rasanya lebih enak disini”, Yanto

”Disini nasinya lebih pulen terus juga sambelnya enak”, Budi

”Dibandingkan sama yang di depan bioskop Mataram dan Bebek H.Slamet, disini harganya paling murah”, Mamat


Jadi nggak salah kalau setelah mendengar omongan mereka, bolehlah diberi skor seperti ini:

Rasa :

Harga :

Penyajian :

Satu lagi, rumah makan ini juga membuka cabang di Magelang, Kudus, Pekalongan, dan Malang. So, kalau mau makan bebek nggak perlu jauh-jauh ke Brebes dulu kan?
  • Wah, di Malang di mananya ya? (nasib anak yang jarang ke kota)

    Tapi menurutku, dibanding daging bebek, masih enakan daging angsa (jawa:banyak)... hehehe... ^-^
    Kalau di Malang itu di Jl.Soekarno-Hatta, Kalpataru (tercantum di nota pembayaran). Ndak ada nomer teleponnya. Kalau angsa apa lagi itu???
    hikariSenin, 20-April-2009, 07:09
  • Lho? ga pernah denger orang jawa bilang "banyak" ya?! Itu lho, yang lebih besar dari itik/soang, yang lehernya panjang.:D

    Meski sama2 unggas, serat dagingnya lebih besar dan kasar, menimbulkan sensasi pertengahan antara makan daging unggas dengan daging sapi. Pokoknya susah dijelasin. Dan belum pernah denger ada peternakannya, jadi musti melihara sendiri kalo mau makan dagingnya ^-^
    Hiikks...kenapa kalian senang sekali menyantap unggas-unggas lucu kayak gitu??? Apa kalian nggak menatap matanya ketika ia mau disembelih? Selain ayam emang lucu-lucu sih unggasnya. Bebek contohnya, jalannya aja iring-iringan, baris, lucu.
    hikariSelasa, 21-April-2009, 07:20
  • Seekor burung akan membiarkan anaknya jatuh dari sarang bila dirasa anak itu tidak akan bisa bertahan hidup.

    Arrgh, analogiku ga nyambung. :(

    Yang jelas, seorang peternak pastinya punya banyak pertimbangan sebelum memutuskan untuk "membunuh dan memakan" hewan peliharaannya...
    yaaah, terserah pendapat andalah, tapi aku tetap menganggap unggas-unggas itu hewan yg lucu :p
    hikariRabu, 22-April-2009, 07:04
  • Sebenarnya aku cuma ingin kamu ga langsung menuduh kalau orang2 yang makan unggas itu termasuk orang2 yang tidak berperasaan. Ah, tapi sudahlah. Terserah juga.
    yeee...kok diseriusi amat, kayaknya balasan dari komentar-komentarmu semuanya udah kulucu-lucuin, biar ga dianggap terlalu serius. Mirip Ipin juga ya kamu, menseriusi sesuatu yg tidak perlu diseriusi hehehehe.
    hikariRabu, 22-April-2009, 15:17
  • Hem... masih cemberut jadi aku salah paham ya?! Habisnya, unggas merupakan satu diantara 3 hal yang paling kusuka. Jadi pas baca kamu malah nyindir aku sebagai manusia tidak berperasaan, aku jadi sebel banget! :( Ya sudah deh, sori... Udah ah, ditambah satu komen lagi bisa bikin double hattrick nih.:P masih ngambek, berkemas balik ke rumah
    huahahaha, lucu juga, ya uda deh selamet balik ke rumah yah, ati2
    hikariKamis, 23-April-2009, 07:17
  • iiihh... bebek kakinya item...
    bebek kakinya oranye, di foto2 google kayak gituh...
    agatha mahardikaSelasa, 28-April-2009, 12:49
  • mejual bebek segala usia mulai Dod sampai dewasa
    bebektasura@yahoo.co.id
    http://bebektasura.blogspot.com
    jalan tasura no.54 maguoharjo yogyakarta
    huhuhu jualan bebek...
    bebek tasuraSabtu, 06-Juni-2009, 22:08
  • Asslam.
    Semoga rumah makan Anda selalu penuh dengan permintaan dan pemesanan.
    Saya mau menjual bebek2 saya..
    Bebek saya bisa diandalkan.
    terima kasih.Jika Anda berminat.
    085742336579
    lha? memangnya saya buka rumah makan bebek ya? coba kontak ke rumah makan Bebek Goreng Mbah Wongso aja mas.
    mufidSenin, 06-Juli-2009, 09:38
  • menjual bebek sehat segala usia siap potong butuh tempat penampungan
    hub:08122799815 / 0274-6627800
    EKOSelasa, 09-Maret-2010, 00:44

Nama
E-Mail  
(tidak wajib)
Blog  
(tidak wajib)
Pesan  
(tag HTML yang diijinkan <b>, <i>, <u>)
Kode Verifikasi