Candi Gatotkaca
Candi Gatotkaca merupakan salah satu candi yang menghuni Dataran Tinggi Dieng. Lokasi candi ini berada tidak jauh dari Museum (Purbakala) Dieng Kailasa. Aku tidak begitu ingat jalan menuju candi ini, akan tetapi setelah memasuki pintu gerbang Dataran Tinggi Dieng dari arah Wonosobo, di pertigaan pertama berbelok ke arah kanan. Kemudian ikuti saja papan petunjuk jalan yang ada hingga sampai di Candi Gatotkaca.
Candi Gatotkaca.
(Klik untuk memperbesar).Secara administratif, candi ini berada di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Pada kunjunganku kemari (25/12/2008), gerimis perlahan-namun-pasti mulai membasahi area candi. Dengan berbekal semangat arkeologi (halah!), aku memulai penjelajahan candi ini seorang diri. Candi Gatotkaca memiliki bentuk yang berbeda dari candi-candi yang pernah kujumpai sebelumnya. Arsitektur candi ini mirip seperti
Candi Kalasan, menjulang tinggi dan termasuk ramping. Candi ini memiliki pintu masuk menghadap ke arah barat dan di dalam bilik utama candi ini terdapat sebuah yoni. Dengan demikian candi ini merupakan Candi Hindu.
Yoni di dalam candi induk.
Relung candi tanpa dihuni arca.
Karena takut dicuri? Atau sudah dicuri?
Namun arsitektur candi ini tidak seperti candi-candi Hindu lain pada umumnya. Candi ini hanya berdiri sendiri tanpa adanya candi perwara. Di samping candi ini terdapat suatu reruntuhan yang aku yakini sebagai bagian dari candi lain. Menurut informasi di internet, dahulu di tempat ini terdapat enam buah candi yang bernama
Candi Sentyaki,
Candi Petruk,
Candi Antareja,
Candi Nakula,
Candi Sadewa, dan
Candi Gatotokaca. Akan tetapi kini yang tersisa hanya Candi Gatotkaca saja. Tapi jika ditilik dari jumlah candi yang pernah ada, terlihat bahwa candi Hindu di Dataran Tinggi Dieng tidak menganut paham komposisi satu candi induk dan tiga candi perwara. Menurut ahli arkeologi, candi di Dieng dibangun pada abad ke-8 Masehi oleh
Ratu Sima yang memerintah
Kerajaan Kalingga. Candi ini merupakan candi Candi Gatotkaca merupakan candi "terbaru" dari candi-candi yang ada di Dataran Tinggi Dieng yang inspirasinya berasal dari candi di India namun sudah terkena sentuhan lokal yaitu relung candi yang menonjol dan atap candi yang menyatu dengan badan candi. Candi ini dipugar oleh Balai Pelestarian Purbakala Jawa Tengah pada tahun 1979. Sayang, di area candi tidak ada papan informasi mengenai sejarah candi ini.
Hm,
Reruntuhan candi yang laen hilang kemana mas ya ?
mungkin hilang diambil penduduk
PeinMinggu, 28-Maret-2010, 17:01
ijin nyimak dulu gan...
monggo Kang :)