Untungnya Memotret
Memotret atau fotografi, bagi sebagian orang bukanlah hobi yang murah. Tapi anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena kini dengan kamera handphone seseorang bisa saja mengabadikan momen-momen di sekitarnya. Bahkan jauh lebih mudah dan ringkas memotret dengan handphone berkamera dibandingkan dengan kamera pada umumnya. Maka dari itu tidak heran bahwa fotografi belakangan ini menjadi tren. Seorang teman yang tertarik menekuni dunia fotografi pernah bertanya kepadaku, apa untungnya memotret. Bagiku memotret tidak hanya hobi yang mengasyikkan tetapi juga membawa berbagai keuntungan dan manfaat:
Membuat Badan Sehat
Untuk mendapatkan sudut pemotretan dan obyek yang menarik, seorang fotografer tidak boleh diam di tempat. Ia harus banyak bergerak dan karena itu membuat badan menjadi sehat. Terbayang kan, aktifnya seorang fotografer yang hilir-mudik kesana-kemari dalam sebuah pawai misalnya.
Mengenal Banyak Tempat
Seringnya obyek fotografi yang menarik banyak terdapat di luar kota, di tempat yang jauh dari hiruk-pikuk kesibukan duniawi. Dengan mengunjungi tempat-tempat seperti itu dapat menambah wawasan kita dan sekaligus berkenalan dengan dunia luar.
Membuat Pandai Bergaul
Dalam memotret obyek manusia, seringkali kita harus mengetahui seluk-beluk dari obyek yang akan kita potret. Untuk itu mau-tidak-mau kita harus berinteraksi, minimal dengan bercakap-cakap dengan obyek yang akan kita potret. Tentu lambat laun, sifat supel kita akan terasah jika kita kerap berinteraksi dan tidak menutup kemungkinan bahwa kita akan memiliki banyak teman dari sesama teman memotret dan obyek-obyek yang pernah kita potret.
Melatih Jiwa Kepemimpinan
Khususnya dalam memotret model manusia, seperti dalam acara pernikahan atau lain sebagainya, seorang fotografer juga dituntut sebagai pengarah gaya. Dalam hal ini bagaimana cara sang fotografer untuk bisa mengarahkan obyek bergaya sesuai yang dikehendakinya merupakan salah satu penerapan jiwa kepemimpinan.
Melatih Sifat Sabar
Ada banyak hal yang tak terduga dalam fotografi, seperti cuaca yang mendadak berubah atau obyek yang berubah dengan tiba-tiba. Apalagi jika kita merupakan fotografer komersial, dimana kita memotret berdasarkan permintaan klien. Tentu untuk menghadapi situasi tidak terduga, kita harus tetap sabar karena jika kita terbawa emosi, bisa-bisa foto yang kita hasilkan menjadi jelek tidak karuan.
Melatih Untuk Bangun Pagi
Ini khusus bagi yang senang memotret pemandangan khususnya matahari terbit, karena untuk mendapatkan lokasi dan obyek yang sesuai maka kegiatan memotret harus segera dilaksanakan sesegera mungkin ketika matahari mulai merangkak terbit. Selain itu ada banyak aktivitas manusia khas masing-masing daerah yang menarik untuk diabadikan yang hanya muncul saat pagi hari, seperti para petani yang mencari rumput untuk pakan ternaknya.
Menambah Wawasan Ilmu Lain
Untuk menghasilkan foto yang baik seringkali tidak hanya dibutuhkan teknik memotret yang baik, melainkan juga wawasan mengenai obyek yang akan kita potret. Seperti halnya saat akan memotret para pencari kerang di pantai, kita harus tahu pada jam berapa laut mulai surut, dimana lokasi pencari kerang tersebut, dan lain sebagainya. Dan pada saat memotret mungkin akan muncul pertanyaan di diri kita mengenai obyek yang kita potret, seperti kerang jenis apa yang mereka cari, bagaimana cara mereka mencari kerang, berapa keuntungan dari mencari kerang, dan lain sebagainya. Dengan beragamnya obyek yang kita potret, pengetahuan kita juga akan semakin bertambah.
Mungkin ini yang paling mengena akibat dari hobiku memotret adalah
prinsip untuk melihat suatu permasalahan dari berbagai sudut pandang. Yah, ini mungkin karena seringkali foto yang menarik adalah foto dengan obyek yang biasa saja yang dipotret dari sudut pandang yang tak biasa. Karena itu seorang fotograger dituntut untuk jeli melihat obyek dari berbagai sisi dan juga berlaku untuk diriku. Bagaimana?
Foto yang dipadukan dgn tulisan juga akan menghasilkan kombinasi karya yang indah. Teruslah berkarya, wisna.
maksud perkataanmu apa Pin? tulisan?
Samsul ArifinSelasa, 06-Januari-2009, 04:04
Ipin : wkwkwk, plok plok plok :D
Wijna : memotret membiasakanmu tidur siang :p
kenapa saya tidur siang???
EmMinggu, 14-Maret-2010, 06:01