Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

SIEM Expo 2008
RSS 2.0 Flickr Facebook Twitter Yahoo!
Diterbitkan:
Sabtu, 27-Desember-2008, 06:46

Dilihat:
238 kali

Ada 1 komentar:


[kotak komentar]

Rumah Berhantu


Diantara personil Unit 80 memang tidak ada yang peka dengan sesuatu yang gaib, setidaknya diantara kami tidak ada yang pernah memperbincangkan hal ini. Karenanya kami selalu menanggapi persoalan-persoalan gaib seperti kasus Hantu Tono dengan canda dan tawa, seolah-olah itu tidak pernah terjadi. Dan memang sepertinya tidak pernah ada kasus yang menyangkut hal gaib yang terjadi pada kami.

Suatu sore, di minggu-minggu terakhir KKN aku sedang duduk-duduk di bangku batu Rumah Pak Pardiman. Ketika itu aku melihat Bu Tini dengan setengah berlari berjalan menuju rumahnya. Merasa janggal dengan sikap Bu Tini, lantas aku bertanya kepadanya tentang sikapnya barusan. Penjelasannya seketika membuka pemahaman baru yang aku bersyukur baru mendapatkannya di minggu-minggu terakhir KKN.


Rumah Pak Joko.
Angker adalah tema utama perbincangan tertutup kami di dalam rumah Pak Pardiman di sore hari itu. Bu Tini bercerita kepadaku mengenai alasan mengapa ia seketika itu juga meninggalkan rumah Pak Joko setelah sore menjelang. Rumah Pak Joko dikenal sebagai rumah yang "berpenunggu" oleh warga sekitar. Selama ini aku sering mampir ke rumah Pak Joko, entah untuk membeli gas ataupun nimbrung bermain dengan kucing-kucing di pekarangan rumah beliau. Bu Tini mengisahkan kepadaku beberapa kejadian ganjil yang pernah dialaminya, seperti ada suara orang yang berjalan di langit-langit rumah (padahal dari gipsum), suara orang yang mandi di kamar mandi, dan lampu-lampu rumah yang tiba-tiba padam sendiri.


Rumah Icuk.
Tidak hanya itu, ternyata rumah Icuk yang terletak persis di belakang rumah Pak Pardiman juga menyimpan kisah yang tak kalah seramnya. Icuk sering diganggu oleh penampakan dan keusilan penunggu rumah. Yang membuat aku geleng-geleng kepala adalah keberanian Icuk dalam menghadapi penunggu rumahnya, seperti ketika suatu makhluk gaib mendadak muncul dan memadamkan lampu kamarnya, Icuk seketika itu juga berteriak marah memerintahkan mahkluk tersebut agar menghidupkan lampu kembali. Benar-benar kisah seorang Icuk yang heroik, entah benar atau tidak.

Dan bahan gurauan di minggu-minggu terakhir dan setelah KKN pun adalah mengenai menginap semalam di rumah Pak Joko atau di rumah Icuk. Hingga saat ini belum ada yang berani untuk menginap semalam di salah satu rumah tersebut, walau diiming-imingi kenyataan bahwa tidak setiap malam penunggu-penunggu rumah itu berbuat ulah. Ranjang untuk tidur sudah tersedia, tinggal keberanian yang belum, berminatkah anda?
  • biasanya hantu takut sama diriku deh
    mbah Suwung ini kan memang raja dhemit to yo?
    suwungSenin, 01-Juni-2009, 15:04

Nama
E-Mail  
(tidak wajib)
Blog  
(tidak wajib)
Pesan  
(tag HTML yang diijinkan <b>, <i>, <u>)
Kode Verifikasi