Drunken Molen: Cacatnya Harian Pidi Baiq
Ya, anda tidak salah baca dengan judul artikel ini. Drunken Molen adalah judul buku yang hendak aku ulas di artikel yang sedang anda baca ini. Judul buku tersebut masih ditambahi sub-judul Cacatnya Harian Pidi Baiq
(yang kadang terpeleset dibaca Catatan Harian Pidi Baiq). Tidak hanya itu buku ini masih mencantumkan tambahan informasi, Kumpulan Kisah Tidak Teladan. Dengan ilustrasi kover yang acak-adut dan saran untuk tidak membaca buku ini dari Jaya Suprana, apakah buku ini masih menarik untuk dibaca? Jawabannya adalah ya!
Sebelumnya mari kita berkenalan dengan
Pidi Baiq. Beliau merupakan warga kota Bandung lulusan ITB. Pidi Baiq (yang entah mengapa menyandang gelar Haji), adalah salah seorang personil band
The PanasDalam, sebuah band Indie asal kota Bandung. Aku tidak begitu mengenal band satu ini, tetapi band ini cukup populer di kota Bandung dengan hitsnya yang berjudul
Rintihan Kuntilanak (ada mp3 nya di komputer rumah Bandung).
Buku ”aneh” ini adalah kisah keseharian Pidi Baiq beserta keluarganya yang terdiri dari sang istri,
Rosi, beserta dua anaknya,
Timur dan
Bebe. Tingkah laku Pidi Baiq mungkin bisa anda kategorikan sebagai perilaku ”orang aneh yang dermawan tapi masih saleh”. Sebagai contoh, di salah satu kisah Pidi Baiq membeli seluruh kue apem yang dijajakan oleh seorang nenek, dan ia lantas mengambil alih kemudi membuat kue apem menggantikan sang nenek. Di kisah lain diceritakan juga bahwa Pidi Baiq, mengisi TTS dengan tanpa memperhatikan petunjuk pengisian. Setelah selesai, ia kemudian mencocokkan apa yang ia isi dengan petunjuk yang ada. Tidak hanya itu masih ada tingkah-polah Pidi Baiq yang membuat pesta ulang tahun kejutan untuk sang istri, pura-pura membayar pisang molen dengan daun, mengerjai pelayan kafe, dan lain sebagainya. Semua dituturkan dengan gaya penulisan yang menyimpang dari EYD.
Supaya anda tidak makin penasaran, saya anjurkan anda untuk segera melengkapi rak buku anda dengan buku aneh karangan orang aneh ini. Dijamin, uang Rp. 18.000,- yang anda keluarkan tidak menjadi sia-sia. Selain bisa mengocok perut anda, buku ini juga mengajak kita untuk kembali menelaah ajaran agama dan juga mencermati realitas sosial yang terjadi di sekitar kita.
aku uda baca loh..
Kok ada seh orang kayak gitu,,aneh-aneh aja..hehe
ya ada aja, namanya juga orang, banyak macem, jenis dan rasanya hehehe. Udah selese bacanya kan Chay? Klo gitu balikin donk bukunya...hehehe...
Rabbit_chayanKJum'at, 14-November-2008, 10:23
Rasanya kamu bilang??
Oh iya ada yang manis kayak Aku..
Iya-iya..nanti aku balikin deh,,tapi kalo' ketemu kan??
Kalo' gak ketemu ya..embuh..yaa
tapi tadi udah jadi balik kan? walao dengan paksaan dan rontaan, hue3...
Rabbit_chayanKJum'at, 14-November-2008, 13:32
mampir boleh?
boleh2 aja bang Pidi, apa semua kata2nya mesti saya cetak miring bang Pidi? hehehe